Hujan di senja ini membangkitkan kenangan lama tentang dirimu...
Saat menggigilnya tubuh tak jua mampu mengusik kehangatan jiwa kita,
Kala tiap tetes Air hujan yang berjatuhan menjadi irama penuntun
kedua kaki untuk terus menari dan menari....
Tawamu berderai mengguyur kesadaranku..
Di hamparan padang rumput itu,
Di sela gemuruhnya petir dan derai tawamu,
Seolah engkau mengatakan kepadaku bahwa Senja ini hanyalah milik kita berdua..
...."Sore ini adalah milik kita, dan hujan ini pun juga milik kita...
ayolah, genggam tanganku dan leburkan dirimu diharibaan anugerah yang KUASA
tentang ke-hakiki-an hujan yang kau anggap menakutkan, Jagoan...!!"
(begitulah kau memanggilku..)
Heemm...aku hanya bisa mengulas senyum mendengar ucapanmu kala itu..
Meresapi kebahagiaan yang terpancar di wajahmu yang kian bergores tawa,
Yang tak kian henti menari mengikuti nyanyian hujan di sore itu.
...." Hujan dan sore ini memang benar-benar milik kita, CINTA
tapi lebih benar-benar hanya milikmu seorang (bisik ku dalam gumam-an)..!!
Dan kini..setelah ku lalui ribuan hujan yang tak seperti milikmu,
Setelah laju tahun hampir menggilas semua kenangan hangat bersamamu,
Tiba-tiba aku menjadi ingin berada kembali di tengah hamparan padang itu.
Mengukir hangat semua yang telah membeku selepas pergimu,
Dan mengunjungi lagi semua memori tentangmu yang dulu membahagiakan-ku.
Aku merindukanmu, CINTA...
Serindu aku merindukan hujan di senja itu, yang telah terbingkai rapi dalam
bertahun pengembaraanku yang terasing karena tiada lagi dirimu di sampingku...
Aku benar-benar merindukanmu...
Tahukah Engkau akan hal itu..?!
Dedicated : Kekasih lamaku
by : Doni Asmon
Ruang karya : Wondernet ( Bandung )
Senin, 18 Oktober 2010
Minggu, 17 Oktober 2010
** POSESSIF **
Nyatanya jua tak kau pahami siapa sesungguhnya Diriku.
Bertahun perelaan waktu untuk meng-ikhlas-kan hati dalam pengabdian
Ternyata hanya kau tanggapi sebatas dangkalnya ucapanmu.
Berkali tak terhitung sikap mengekang dengan
mengatas namakan cinta kau tanamkan di setiap gerak-ku
menghujam tajam bagai runtuhan batu, mengurung, menindas dan
menimbun kebebasanku dalam rintih ketidak berdayaan
Aku menangis,,,namun tak sedikitpun kau peduli
Kelembutanmu yang dulu ku puja tiba-tiba punah terhanyut amarah.
Dimana arti CINTA-mu ?
Kemana indah makna mencinta yang setia ku dengar di setiap bait cerita tentang CINTA ?
Kemanakah DIRI-mu saat taburan kata CINTA berderas jatuh dari bibirmu ?
Apakah hilang menguap tergusur ke-Ego-an ?
Ataukah aku memang harus menyebutmu sebagai makhluk paling EGO ?
Tidak pernah terfikirkah sikapmu hanya melukaiku ?
" ..Karena aku mencintaimu.. "
" ..Karena aku menyayangimu.. "
" ..Karena aku cemburu dan takut kehilanganmu.. "
Melulu dan selalu alasan itu mengiring setia di balik kekejamanmu !
Kejam...
Aku menyebutmu sebagai makhluk paling kejam
Cintamu cipta penjara sempit untuk ku bercengkrama dengan sahabat.
Cintamu cipta penjara sempit untuk ku bercengkrama dengan sahabat.
Sayangmu merampas duniaku sebagai wujud 'AKU' yang sesungguhnya.
Dan tahukah engkau, cemburu dan rasa takut kehilangan-mu
perlahan pasti buat semua yang menyayangi aku satu persatu menjauh pergi !
Aku tersakiti oleh sikapmu, Cinta.
JIka memang masih pantas kau ku panggil itu !
Dedicated : Edell
(Playboy)
Ruang karya -- Wondernet -- Bandung
Sabtu, 16 Oktober 2010
** AKU MULAI MERUINDUKANMU **
Lantas,, bagaimana jika kini segalanya
mulai tumbuh dan berkembang di hatiku ?
Jatuh mengakar tak dapat ku ingkar
bersama kidung Rindu yang perlahan sayup mulai kudengar.
Aku mulai merindukanmu.
Di setiap gulir waktu seakan aku hanya bisa merindukanmu.
Untuk-MU
(Playboy)
Wondernet-bandung
** SAMPAI KAPAN **
Tapi,, rasa apa yang tidak dapat aku kenali ?
sedangkan setiap kisah-mu yang ku ingat,
hanyalah rasa bahagia yang tertinggal di hatiku.
Meninggal senyum yang begitu manis di tepi lamunan,
tentang kesendirian-ku yang kini hampir tak ku kenali lagi
bahwa kesendirian itu telah menjelma kesunyian.
Sunyi dalam sepi !!
Apakah aku harus tetap berusaha
mengingkari semua itu ?
Tentangmu yang mulai mengisi tiap kesunyian itu
menjadi Galeri seni keindahan dan kebahagiaan !
Tentangmu : Gadis Senjaku
(Playboy)
Wondernet-Bandung
Senin, 11 Oktober 2010
* GADIS SENJA-KU *
Gambar wajahmu kembali hadir di mataku malam ini.
membagi kisah lama dengan rentetan tawa yang mulai memudar,
bersama linang Air Mata yang perlahan menitik dan terjatuh dalam hati yang mulai hampa dan sunyi.
Jiwaku melayang, lunglai tertatih mencari tau dimana keberadaanmu.
Jiwaku melayang, lunglai tertatih mencari tau dimana keberadaanmu.
Bukan inginku, akupun benci harus mengatakan ini,
Tapi kini aku memang merasa seperti telah kehilanganmu.
Engkau seperti telah pergi dariku dan meninggal sekeping rindu di dalam hati dan hari-hariku.
Why,, kenapa Bunda ?!
Kenapa segalanya kini nampak seperti abu-abu ?
Kenapa jua tiba-tiba engkau menjelma sosok yang misterius bagiku ?
Kemana perginya mimpi-mimpi itu, Bunda ?
kemana sirnanya hasrat untuk hidup bersama yang dulu setia mengiring di selah dengus nafas saat kita tengah Bercinta ?
KEMANA PERGINYA SEMUA ITU ?!
Hilang tertimbun keraguankah ?
Hancur di hantam kebencian mereka terhadapku diriku-kah ?
Atau raib terkubur oleh rasa takut-mu untuk arungi Lautan yang penuh tantangan itu ?
Kenapa kau buat aku hanya menunggu tanpa kau beri kesempatan aku untuk memelukmu ?
WHY..?!
Aku menderita..!
Aku merana..!
Aku habis..!
Aku bisu dan aku membatu..!
Tapi kini aku memang merasa seperti telah kehilanganmu.
Engkau seperti telah pergi dariku dan meninggal sekeping rindu di dalam hati dan hari-hariku.
Why,, kenapa Bunda ?!
Kenapa segalanya kini nampak seperti abu-abu ?
Kenapa jua tiba-tiba engkau menjelma sosok yang misterius bagiku ?
Kemana perginya mimpi-mimpi itu, Bunda ?
kemana sirnanya hasrat untuk hidup bersama yang dulu setia mengiring di selah dengus nafas saat kita tengah Bercinta ?
KEMANA PERGINYA SEMUA ITU ?!
Hilang tertimbun keraguankah ?
Hancur di hantam kebencian mereka terhadapku diriku-kah ?
Atau raib terkubur oleh rasa takut-mu untuk arungi Lautan yang penuh tantangan itu ?
Kenapa kau buat aku hanya menunggu tanpa kau beri kesempatan aku untuk memelukmu ?
WHY..?!
Aku menderita..!
Aku merana..!
Aku habis..!
Aku bisu dan aku membatu..!
Aku tak tau lagi kerinduan seperti apakah yang masih
sanggup untuk kuceritakan padamu semenjak kau hilang dariku,
sanggup untuk kuceritakan padamu semenjak kau hilang dariku,
Sedangkan kini tak kutau lagi apakah 'Aku'
masih hidup ataukah sudah
mati...!!
masih hidup ataukah sudah
mati...!!
AKU TELAH MATI TERTIMBUN KERINDUAN UNTUK SEGERA BISA BERJUMPA DENGANMU..!
KAU : Gadis Senjaku
(Playboy)
Wondernet-Bandung
Minggu, 10 Oktober 2010
** KIDUNG LARA-KU **
Malamku masih saja penuh dengan kerinduan tentang dirimu.
Melantunkan syair menyayat yang mengiris kalbu dalam penantian,
kapan tiba saat engkau akan kembali datang untuku
dengan seuntai senyum yang dulu
sempat menabur benih cinta dalam sanubari.
kemanakah engkau perginya kini ?
Aku merindukanmu, hingga saat ini !
Tentangmu : Pengantin-ku
(Playboy)
Kamar karya -- Wondernet -- Bandung
Rabu, 06 Oktober 2010
**AMARAH**
Hanya diam yang bisa aku lakukan saat amarahmu
menuntun jemarimu untuk menggapai sebilah pisau...
Engkau mendekat, dan semakin dalam kau rancapkan pisau itu tepat di jantungku..
Kesalahan apa yang telah aku lakukan hingga
bisa menjadi alasanmu untuk terus menghujamkan pisau itu di dadaku, 'Jingga?'
tidakah kau menyadari bahwa aku telah berdarah...??
Aku lunglai dan jatuh memohon ampun di telapak kakimu...
Meminta maap-an agar engkau segera menghentikan pnyiksaan ini,
meski setarikan napas lagi aku akan pergi....
menuntun jemarimu untuk menggapai sebilah pisau...
Engkau mendekat, dan semakin dalam kau rancapkan pisau itu tepat di jantungku..
Kesalahan apa yang telah aku lakukan hingga
bisa menjadi alasanmu untuk terus menghujamkan pisau itu di dadaku, 'Jingga?'
tidakah kau menyadari bahwa aku telah berdarah...??
Aku lunglai dan jatuh memohon ampun di telapak kakimu...
Meminta maap-an agar engkau segera menghentikan pnyiksaan ini,
meski setarikan napas lagi aku akan pergi....
Langganan:
Postingan (Atom)