Sampai kapan menguntai Rindu hanya cukup mengucap;
..." Aku menyayangimu",...
..."Aku merindukanmu".....
..."Aku mencintaimu",....
Sedangkan semua gejolak yang mendera
batin melebihi apapun yang pernah kujumpai di dunia ini.
Tak cukup rasanya semua itu meski aku telah dan harus
mengucap berjuta kali sekalipun.
Tak cukup jua campakan Cemas meski sudah mencoba
mematri janji di lubuk sanubari.
batin melebihi apapun yang pernah kujumpai di dunia ini.
Tak cukup rasanya semua itu meski aku telah dan harus
mengucap berjuta kali sekalipun.
Tak cukup jua campakan Cemas meski sudah mencoba
mematri janji di lubuk sanubari.
Apakah setaman bunga sudah cukup mewakilkan rasa Sayang itu..??
Apakah Airmata sudah cukup mengambarkan kerinduanku itu..??
Apakah jua lantunan Syair dan Puisi sudah mampu
menyemburatkan warna jingga di kedalaman Jiwa yang
merana sebab karena di dera Cinta yang tak terkata..??
menyemburatkan warna jingga di kedalaman Jiwa yang
merana sebab karena di dera Cinta yang tak terkata..??
..."Aku merindukanmu kekasih..!!"
Lagi dan lagi hanya sejumput kalimat
palsu itu yang mengalir lesu dari Bibirku.
palsu itu yang mengalir lesu dari Bibirku.
Lunglai menertawakan Hasrat yang tak sanggup
untuk menjadi Ucap, yang mulai melebur bersama kelemahan Diri
menjadi butir Airmata di dalam ke-DIRI-an-ku yang mulai sunyi..
untuk menjadi Ucap, yang mulai melebur bersama kelemahan Diri
menjadi butir Airmata di dalam ke-DIRI-an-ku yang mulai sunyi..
Sunyi....
Segala hasrat ini Tiba-tiba menjadikan aku
seseorang yang merasa paling sunyi
di keramaian dunia ini..!!
seseorang yang merasa paling sunyi
di keramaian dunia ini..!!
Teruntuk-MU : Gadis Senja-ku
(Playboy)
Wondernet-Bandung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar